<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi dan Peluang Bisnis &#187; Marketing</title>
	<atom:link href="http://www.wahyureza.com/bisnis/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wahyureza.com</link>
	<description>Franchise, Internet, Waralaba, Reseller, Forex, Mesin Produksi, Importir, Eksportir</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 15:32:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Affiliate Marketing? Berikut tipsnya</title>
		<link>http://www.wahyureza.com/bisnis/affiliate-marketing-berikut-tipsnya/</link>
		<comments>http://www.wahyureza.com/bisnis/affiliate-marketing-berikut-tipsnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Reza Prahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencari konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[marketing affiliate]]></category>
		<category><![CDATA[marketing di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[tips affiliate marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyureza.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Menjamurnya bisnis affiliate marketing tidak lepas dari kemajuan internet yang semakin pesat. Affiliate marketing sebenarnya tidak lain adalah menjual barang dan mendapatkan komisi atas penjualan yang berhasil dilakukan. Tidak jarang pula si empunya bisnis mengiming-imingi bonus jika si penggiat affiliate marketing ini berhasil mengajak orang masuk dalam jaringannya.
Bagi pemula tentu hanya dengan melihat hasil yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:I6gTHNYF_7UYBM:http://1degree.typepad.com/photos/uncategorized/2008/08/22/affiliate_marketing.jpg" alt="" width="122" height="88" />Menjamurnya bisnis affiliate marketing tidak lepas dari kemajuan internet yang semakin pesat. Affiliate marketing sebenarnya tidak lain adalah menjual barang dan mendapatkan komisi atas penjualan yang berhasil dilakukan. Tidak jarang pula si empunya bisnis mengiming-imingi bonus jika si penggiat affiliate marketing ini berhasil mengajak orang masuk dalam jaringannya.</p>
<p><img class="alignright" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/4/4f/Affiliate_Marketing_Illustration.png/374px-Affiliate_Marketing_Illustration.png" alt="" width="247" height="216" />Bagi pemula tentu hanya dengan melihat hasil yang akan didapatkan dan kesaksian member-membernya (yang saya sendiri ragu kebenarannya <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) akan segera tertarik untuk mengikuti program ini. Bagi saya usaha ini tidak semudah yang dibayangkan. Dan terkadang usaha yang kita keluarkan lebih besar daripada hasil yang didapatkan. Kecuali affiliate products luar negeri yang sekali terjual komisinya bisa sampai $50 <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-33"></span></p>
<p>Nah bagi affiliate marketing lokal yang kebanyakan hanya menjual informasi yang dipak dalam ebook, komisinya sangat kecil. Yang diuntungkan tentu yang punya usaha. Kenapa tidak membuat usaha affiliate marketing saja kalau begitu? <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>No pain no gain</strong>. Itulah yang dapat dilukiskan jika anda menggeluti atau ikut ke program affiliate marketing ini. Anda harus menghabiskan waktu untuk memasang iklan, mengirimkan <span style="text-decoration: line-through;">spam </span>email, bahkan membujuk orang-orang yang anda kenal untuk masuk ke &#8216;lingkaran setan&#8217; <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Namun, jika itu memang sudah menjadi hobi anda silakan lanjutkan. Dan tentunya harus dilakukan dengan konsisten dan pantang menyerah. Usaha kebanyakan berhenti saat anda disibukkan dengan hal lain dan kehilangan mood untuk melakukan teknik-teknik marketing. Huff.. rumit bukan?</p>
<p>Berikut tips untuk anda sekiranya ingin benar-benar mengikuti program affiliate marketing:</p>
<p><strong>1. Perhitungkan komisi yang anda dapat</strong>, bandingkan dengan usaha marketing yang akan anda lakukan. Akses internet dan memasang iklan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.</p>
<p><strong>2. Cari informasi mengenai produk yang dijual</strong>. Survey peminatnya di pasaran. Pandai menentukan ceruk konsumen akan membawa kemudahan dalam marketing.</p>
<p><strong>3. Pelajari sifat-sifat konsumen</strong>. Apa yang mereka inginkan dari produk anda? Sedikit sentuhan kata-kata anda akan membuai mereka tertarik membeli produk. Tentunya kata-kata yang anda lontarkan tidak sembarang kata-kata, tetapi kata-kata yang menyentuh.</p>
<p><strong>4. Jadikan sebagai hobi</strong>. Melakukan dengan senang hati dan niat untuk berkembang akan membuat masalah-masalah menjadi rintangan yang semakin membuat anda berpengalaman.</p>
<p><strong>5. Jangan lupa berdoa</strong> <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam.. bagi para pembaca jika mempunyai informasi silakan dishare di sini. Ini adalah pendapat pribadi saya. <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.wahyureza.com%2Fbisnis%2Faffiliate-marketing-berikut-tipsnya%2F&amp;linkname=Affiliate%20Marketing%3F%20Berikut%20tipsnya" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.addtoany.com/share_save?linkurl=http_3A_2F_2Fwww.wahyureza.com_2Fbisnis_2Faffiliate-marketing-berikut-tipsnya_2F_amp_linkname=Affiliate_20Marketing_3F_20Berikut_20tipsnya&amp;referer=');"><img src="http://www.wahyureza.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyureza.com/bisnis/affiliate-marketing-berikut-tipsnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Facebook Menjadi Ladang Iklan</title>
		<link>http://www.wahyureza.com/bisnis/saat-facebook-menjadi-ladang-iklan/</link>
		<comments>http://www.wahyureza.com/bisnis/saat-facebook-menjadi-ladang-iklan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 12:42:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Reza Prahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook ladang iklan]]></category>
		<category><![CDATA[jualan di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[marketing di facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyureza.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Harus diakui Facebook belakangan ini terdengar seperti layanan yang sangat tidak asing lagi. Anak muda, profesional, bahkan yang tua pun tidak ketinggalan dan merasa malu jika tidak mempunyai akun di facebook. Ya, Facebook muncul dan menampar situs-situs jejaring sosial lain seperti Friendster dan sebagainya yang telah terlebih dahulu muncul. Bahkan menurut Wikipedia, pengguna Facebook mencapai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:b_65DXkKSdvnIM:http://www.yale.edu/vball/facebook-logo.png" alt="" width="120" height="120" />Harus diakui Facebook belakangan ini terdengar seperti layanan yang sangat tidak asing lagi. Anak muda, profesional, bahkan yang tua pun tidak ketinggalan dan merasa malu jika tidak mempunyai akun di facebook. Ya, Facebook muncul dan menampar situs-situs jejaring sosial lain seperti Friendster dan sebagainya yang telah terlebih dahulu muncul. Bahkan menurut <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_social_networking_websites" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/List_of_social_networking_websites?referer=');">Wikipedia</a>, pengguna Facebook mencapai 300.000.000 orang. Wow, angka yang fantastik. Jauh melampaui penduduk beberapa negara (bandingkan dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_jumlah_penduduk" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_jumlah_penduduk?referer=');">penduduk Indonesia yang hanya berada di kisaran 230an juta</a>). Mungkin jika Facebook membentuk negara dan penggunanya adalah warganya tentu Mark Zuckerberg sang pendiri Facebook akan menjadi raja atau presidennya <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Awalnya saya merasa aneh menggunakan fitur-fitur Facebook. Maklum, migrasi dari interface Friendster ke Facebook yang penuh dengan teknologi AJAX dan semacamnya membuat saya sedikit kikuk. <span id="more-23"></span>Namun, yang mendapat perhatian dan patut saya acungi jempol adalah teknologi tagging pada foto. Entah berapa kali saya melihat teman-teman saya men&#8217;tag&#8217; foto-foto masa kecil, foto kegiatan, dan sebagainya yang tentunya sangat diinginkan untuk dilihat-lihat.</p>
<p>Saya juga tidak kesulitan men&#8217;tag&#8217; teman-teman di koleksi foto saya dan hebatnya foto itu langsung ke album si penerima &#8216;tag&#8217;. Inovatif bukan? Ya, itu sisi baiknya. Yang paling saya tidak suka adalah saat ada notifikasi bahwa teman saya si X telah ditandai di foto baru. Maklum karena penasaran akhirnya saya buka. Bukannya foto wajahnya yang tampil, tetapi malah foto aneka macam tas, baju, dan pernak-pernik lainnya. Begitu pula saat saya klik next, beragam macam model barang-barang muncul.</p>
<p>Usut punya usut, ternyata keberadaan barang-barang tersebut adalah dalam rangka promosi atawa iklan <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Wah, marketing cara baru nih. Sayang untuk intangible product seperti jasa service dan layanan tidak bisa menggunakan cara marketing ini, hehe&#8230;</p>
<p>Nah, itulah fenomena Facebook akhir-akhir ini. Foto-foto sampah pun muncul. Akhirnya koleksi foto penggunanya kehilangan makna. Hanya saran saja untuk Facebook, bisa ga sih foto-foto kita yang di&#8217;tag&#8217; oleh orang dimasukkan dalam album tertentu? Jadi pengguna lain melihat foto si X, foto-foto hasil &#8216;tag&#8217; dari orang lain masuk ke dalam album yang diinginkan. <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Inset</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24" title="facebook-ladang-iklan-photo" src="http://www.wahyureza.com/wp-content/uploads/2009/11/facebook-ladang-iklan-photo.jpg" alt="facebook-ladang-iklan-photo" width="460" height="309" /></p>
<p>Mengganggu bukan? <img src='http://www.wahyureza.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.wahyureza.com%2Fbisnis%2Fsaat-facebook-menjadi-ladang-iklan%2F&amp;linkname=Saat%20Facebook%20Menjadi%20Ladang%20Iklan" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.addtoany.com/share_save?linkurl=http_3A_2F_2Fwww.wahyureza.com_2Fbisnis_2Fsaat-facebook-menjadi-ladang-iklan_2F_amp_linkname=Saat_20Facebook_20Menjadi_20Ladang_20Iklan&amp;referer=');"><img src="http://www.wahyureza.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyureza.com/bisnis/saat-facebook-menjadi-ladang-iklan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
