Belanja Bayi, Trik Ketemu Teman Lama

Ini adalah tulisan bercabang dua. Pertama, aku akan berbagi perkara berburu perlengkapan bayi dan tips trik mendapatkan barang yang murah dan berkualitas. Kedua, aku ceritakan juga bagaimana cara mudah bertemu teman lama tanpa harus janjian dulu. Tenang saja, kedua ide itu berbagi satu dimensi tempat dan waktu yang sama.

Hari ini aku harus menemani istri berburu perlengkapan bayi pada pameran Mom and Baby Fair yang diselenggarakan tahunan (atau mungkin per semesteran?) di Balai Kartini, Jakarta. Layaknya ibu-ibu dan wanita lainnya, mata mereka akan berbinar, telinga terbuka lebar saat mendengar diskon. Eits, bukan suami yang baik namanya kalau tidak bisa merubah pola itu. Setidaknya sedikit.

Jadi begini, mencari barang-barang spesifik seperti ini memang kudu harus ke pameran. Mengerti kan konsepnya? Alih-alih berkelana ke sana ke mari atau berpindah-pindah toko untuk mencari produk satu tema, maka ide mengumpulkan mereka ke satu tempat dinamakan pameran. Konsep inilah yang dewasa ini mendapat perhatian lebih. Memang banyak pusat perbelanjaan yang menawarkan pengumpulan toko sejenis. Tapi, diskon terbatas (nanti kita bahas) serta promosi kuat menjadi daya tarik sendiri bagi konsumen.

Bagi suami (atau mungkin diriku saja?), aku tak mudah percaya harga diskon. Dan memang benar saja. Salah satu produk pencuci pakaian bayi, konon didiskon, ternyata harganya sama persis dengan harga di online shop. Silakan dibuktikan. Memang tidak semua, tapi kebanyakan demikian. Ini menjadi pelajaran tersendiri bagi suami untuk mengingatkan istrinya agar mereka tidak kalap mata.

Di sela-sela pameran, aku bertemu dua teman saat SMA. Pertama, H e n d r i k P a r d a m e a n H u t a g a l u n g beserta istri. Dan kedua, kakak kelas yang aku pun lupa namanya. Aku baru sadar bahwa pameran merupakan tempat reuni paling ok dengan syarat pameran tersebut di metropolitan. Kita bisa ketemu dengan random friend at random time.

Terjawab sudah dua trik yang kumaksud. Berikut oleh-oleh gambar kenang-kenangan acara tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *