Beberapa hari ini serasa baru bagi saya. Ya tempat baru, orang-orang baru, rutinitas baru, tempat tinggal baru, dll. Pokoknya semua baru, untung muka saya aja yang ga’ berubah jadi baru. Sebenarnya yang paling membuat saya bingung saat ‘pindah’ atau istilah kerennya ‘merantau’ adalah urusan membagi waktu dan menetapkan rutinitas harian. Ini yang paling susah. Pernah terngiang di kepala saya satu filosofi, “Awalnya anda membentuk kebiasaan, tetapi lama kelamaan kebiasaan membentuk Anda.”
Wah, urusan gawat jika memang kebiasaan membentuk saya. Dan itu memang terbukti. Dulunya saya sempat bisa membagi waktu untuk sekedar internetan menyapa relasi atau teman-teman chating saya, dan sekarang tidak. Dulunya saya sering sekedar membeli mangga untuk dibuatkan jus. Dan segala macamnya lah. Sekarang?
Saudara-saudara sekalian (seperti pidato ya? :p), menurut saya bagian terpenting hidup adalah bisa membagi waktu dan membentuk kebiasaan baik. Artinya setelah anda dan saya membentuk kebiasaan-kebiasaan baik, membuat rutinitas bermanfaat, tentunya kita semua akan mendapat feedbacknya. Kebiasaan-kebiasaan baik tadi yang akan membuat kita lebih baik tentunya.
Menyisakan waktu untuk bersosialisasi bagi anda yang sibuk di kantoran merupakan contoh yang baik. Atau merencakan olahraga terprogram bagi anda yang jarang olahraga. Bisa juga meluangkan waktu untuk bertamasya bersama keluarga bagi orang-orang yang jarang di rumah.
Bagi anda yang ingin sukses, salah satu cara dan tahap paling penting adalah mengubah kebiasaan anda. Coba camkanlah hal ini. Semoga sukses.